Pemuda Ideal


Tak terasa usia telah semakin bertambah, seiring dengan itu, jatah usiaku berkurang, ya..Alloh, berilah hamba usia yang manfaat, berkah dan senantiasa dihiasi amal ibadah pada-Mu ya..robb..dan kuatkan serta berilah hamba kemudahan dalam menjalaninya..

Kali ini sebagai pemicu semangat di hari-hari yang baru, saya mendapat untayan kata yang penuh makna.  Dapet ungkapan ini dari sebuah tontonan menarik, kalau dulu saya memposting tentang akhwat sejati, maka ini mungkin menjadi jawaban dari postingan sebelumnya yang berjudul akhwat sejati. Semoga dapat memberi manfaat dan semangat agar menjadi lebih baik lagi, berusaha mengingatkan diri pribadi, dan syukur jika mengingatkan teman-teman yang lain.

Pemuda ideal adalah
Berhati emas berpotensi prima, yang lembut dalam berbahasa dan teguh membawa suluh, dia ibarat sutra halus di tengah sahabat tulus, dia ibarat gerimis embun tiris yang memekarkan bunga-bunga, dia ibarat topan beliung yang mengguncangkan laut ke relung-relung, dialah gemercik air di taman asri, dialah penumbang segala belantara dan sahara, dialah pertautan agung antara keimanan abu bakar, keperkasaan ali, kesederhanaan abu zaar, dan keteguhan salman, ia berdiri kokoh di dunia yang bergolak, ibarat lentera ulama di tengah gulita, dia memilih syahid fi sabilillah di atas segala kursi, dia menentang tindakan kufar dan segala aniaya di mana saja, maka nilainyapun membumbung tinggi, harganya semakin tak bertepi, maka siapakah yang sanggup membelinya, selain robbi..

23 September 2010 dalam usia yang sama dengan tanggal..
-Laki-laki sederhana-


.comment-content a {display: none;}