Klasifikasi Kucing

cello..my persian long hair cat
Setelah kembali ke rumah dari lulus sekolah, entah kenapa saya tiba-tiba ingin memelihara kucing lagi. Dulu memang banyak kucing yang dipelihara di rumah, ada tiga ekor. Tapi saat saya sekolah di luar kota, ternyata banyak hal yang terjadi pada kucing peliharaan saya. Ada yang memang sudah tua kemudian mati, ada yang dicuri orang saat main di halaman rumah, dan yang satu kata orang tua memang diberikan kepada sodara. Ketiga kucing yang saya pelihara saat itu merupakan kucing ras anggora. Memang saat itu, jarang sekali yang punya kucing anggora di sekitar rumah saya. Jadi pas kucing saya ke luar rumah, orang yang melihatnya pada kaget dan pada bilang kucingnya bagus, bulunya panjang sekali, dan sebagainya.

Kali ini, keinginan saya untuk kembali memelihara kucing sudah bulat. Tapi, kali ini saya ingin ras kucing yang berbeda. Untuk itu saya cari tahu di internet tentang klasifikasi kucing menurut ras. Ternyata ada banyak kliasifikasi kucing menurut rasnya. Setidaknya ada delapan ras kucing mayor yang terkenal. Nah..sekarang saya akan coba ulas satu per satu di sini. Saya harap bisa berguna bagi siapa saja yang sedang mencari informasi ras kucing mana yang akan dipelihara.

Ras Anggora

Klasifikasi kucing tentang kucing ras anggora ini sepertinya memang sudah banyak yang tahu. Akan tetapi terkadang bagi orang awam terkadang kucing ras anggora dapat tertukar dengan kucing ras persia. Tapi sebenarnya kedua ras ini memiliki perbedaan dalam klasifikasi kucing berdasarkan rasnya. Memang kucing ras anggora dan persia sama-sama berasal dari turki. Akan tetapi dari segi bentuk fisik pun keduanya berbeda.

Kucing ras anggora cenderung memiliki tubuh yang langsing dengan kaki dan ekor yang panjang, sedangkan kucing ras persia khas dengan bentuk tubuh yang gempal, bulat, tambun, dan empuk. Persamaan keduanya mungkin hanya keduanya sama-sama termasuk dalam long hair cat atau kucing berambut panjang. Walaupun sebenarnya kucing persia sendiri ada yang memiliki bulu pendek.

Ras Persia

Kucing ras persia merupakan kucing yang mungkin paling banyak diminati oleh para pecinta kucing. Banyak yang bilang bahwa kucing ini hasil persilangan antara kucing himalayan dan kucing eropa. Menurut sumber lain diterangkan bahwa kucing ras persia ini adalah kucing asli Turki.
Biasanya, kucing persia ini dihargai sekitar ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Seperti saya jelaskan sebelumnya, klasifikasi kucing dari jenis ras ini memiliki bentuk tubuh yang unik, tubuhnya gempal, kaki pendek, bulu tebal dan halus yang membuatnya tampak lebih gemuk dari aslinya dan membuat orang suka sekali membelainya.

Mata kucing ras persia bulat, besar, dan kadang berwarna kehijauan juga bisa menjadi ciri fisik yang unik. Hidungnya biasanya pesek (peak nose) sehingga mukanya tampak rata mirip seperti burung hantu. Konon semakin pesek hidung kucing ras persia maka harganya semakin mahal. Sifatnya yang tenang dan manja juga menjadikannya sebagai kucing rumahan.

Kucing Ras Siam

Dari namanya kita sudah tahu bahwa kucing ini berasal dari negeri Siam. Dalam sejarahnya, kucing ini dijadikan hadiah bagi duta besar Inggris di negeri Siam. Hingga akhirnya sifat kucing yang aktif dan anggun ini membuat orang inggris (dan eropa) tertarik memeliharanya.
Perawakan kucing siam yang langsing tapi berotot dan bulu yang pendek tapi halus memberikan kesan tangguh, anggun dan kuat. Hidungnya mancung dengan warna lebih gelap dibanding bagian lain juga turut membuatnya tampak gagah. Warna mata biru dan telinga lebar membuat kucing ini selalu siaga. Bagi pecinta kucing yang menginginkan kucing yang aktif dan penuh rasa ingin tahu maka kucing siam merupakan pilihan yang cocok. Tapi, terkadang dengan sifat ini, kucing siam sering dianggap mengganggu dan berisik.

Kucing Ras Sphynx

Kucing ras sphynx bisa dibilang yang paling unik dibanding dengan kucing ras lainnya. Keunikannya terletak pada tubuhnya yang tidak ditumbuhi bulu sama sekali. Sepintas, kucing ini akan tampak sangat mengerikan layaknya alien. Kepalanya besar dan telinga yang sangat lebar membuatnya tampak menyeramkan.
Namun, entah apa hubungannya kucing ini diberi nama seperti nama patung singa penjaga piramida di Mesir. Mungkin saja hal ini karena jika dicermati kucing ras sphynx ini mirip dengan singa kecil.

Kucing Ras Himalayan

Kucing ini merupakan perpaduan antara kucing ras persia dan kucing ras siam. Sebagai kucing campuran ke dua ras ini maka kucing ras himalayan memiliki ciri tubuhnya pendek seperti kucing persia dengan bulu yang panjang dan warna gelap di sekitar moncongnya  yang mirip kucing siam. Umumnya 90% perawakan kucing himalayan mirip dengan kucing persia dan 10 % sisanya mirip dengan kucing siam.

Kucing Ras Egyptian Mau

Bisa dibilang kucing ini adalah ras kucing tertua. Dalam sejarahnya disebutkan kucing ini adalah turunan dari kucing liar Afrika dan mulai dipelihara sejak 4000-2000 tahun SM. Sesuai namanya kucing ini erat kaitannya dengan peradaban mesir kuno. Konon kucing ini digunakan untuk berburu burung.
Akibat perang dunia II kucing ras ini hampir punah. Akan tetapi seorang putri dari Rusia memeliharanya beberapa dan kemudian dapat berkembang biak hingga sekarang. Kucing ini telah menjadi kucing rumahan. Akan tetapi, kucing ras Egyptian Mau ini tatap tak kehilangan sifat dasarnya yang tangkas dan memiliki fisik yang kuat. Bahkan dengan kemampuan berlari yang mencapai 58km/jam membuatnya disebut-sebut sebagai cheetah dalam ukuran mini.

Coraknyapun mirip dengan cheetah, ada yang totol-totol dan yang loreng-loreng. Biasanya cheetah mini ini berwarna abu-abu atau silver.
Kucing Ras Maine Coon

Kucing ini berasal dari Maine, Amerika. Kucing ini juga termasuk dalam klasifikasi long hair cat. Sejarahnya memang tak sejelas ras lainnya, tapi dari bulunya yang tebal menyiratkan bahwa kucing ini berasal dari kawasan subtropis. Selain itu, bulu yang tebal ini juga bersifat tahan air sehingga melindunginya dari udara dingin. Ciri fisiknya yang tinggi besar menjadi kekhasan tersendiri untuk ras ini. Sering kali kucing ini memenangkan katagori kucing terbesar akibat sifat uniknya ini.

Kucing Ras Toyger

Nama uniknya ini menyiratkan bahwa kucing ini adalah bentukan peneliti. Kata Toyger diambil dari kata “Toy” yang berarti mainan, dan “Tiger” atau harimau. Hal ini karena kucing ras toyger identik harimau kecil. Meski kucing ini adalah hasil rekayasa genetis, tapi sifatnya cenderung tahan terhadap penyakit. Kucing ini dikembangkan di Cattery, Amerika Serikat. Toyger adalah hasil perkawinan silang antara kucing domestik dengan kucing bengal.

Demikian uraia singkat mengenai klasifikasi kucing berdasar rasnya. Semoga menjadi bahan pertimbangan untuk anda yang berniat memelihara kucing sebagai hewan pelihataan.

Salam,


.comment-content a {display: none;}